Rabu, 26 April 2017

SEJARAH - TURKI UTSMANI

Karya: Muhammad Fadhil Amrulloh
Kelas: 2 SPI
IAIN PURWOKERTO

Turki Utsmani

Turki Utsmani adalah kekhalifahan Islam terakhir, yang berdiri dari 1281-1924. Sempat mengalami pasang surut dalam perjalanannya. Siapakah sultannya dan kapan menjabatnya? Kita akan ketahui berikut ini...
Osman I (1281-1326)
Orkhan I (1326-1360)
Murad I (1360-1389)
Bayezid I (1389-1402)
(Interregnum)* (1402-1413)
Mehmed I (1413-1421)
Murad II (1421-1444) (1446-1451) **
Mehmed II (1444-1446) (1451-1481) **
Bayezid II (1481-1512)
Selim I (1512-1520)
Suleiman I (1520-1566)
Selim II (1566-1574)
Murad III (1574-1595)
Mehmed III (1595-1603)
Ahmed I (1603-1617)
Musthafa I (1617-1618) (1622-1623) ***
Osman II (1618-1622)
Murad IV (1623-1640)
Ibrahim I (1640-1648)
Mehmed IV (1648-1687)
Suleiman II (1687-1691)
Ahmed II (1691-1695)
Musthafa II (1695-1703)
Ahmed III (1703-1730)
Mahmud I (1730-1754)
Osman III (1754-1757)
Musthafa III (1757-1774)
Abdul Hamid I (1774-1789)
Selim III (1789-1807)
Musthafa IV (1807-1808)
Mahmud II (1808-1839)
Abdul Mejid I (1839-1861)
Abdul 'Aziz I (1861-1876)
Murad V (1876)
Abdul Hamid II (1876-1909)
Mehmed V (1909-1918)
Mehmed VI (1918-1922)
Abdul Mejid II (1922-1924).
 
(Ada sumber sejarah yang mengatakan bahwa Khalifah Terakhir adalah Sultan Abdul Hamid II, dan ada pula yang menyatakan Sultan Abdul Mejid II.)
Keterangan: 
* Interregnum di sini adalah masa di mana para pangeran dari Sultan Bayezid I yang berjumlah 5, berperang memperebutkan jabatan sultan sampai 1413 dan pangeran Mehmed keluar sebagai pemenang.
** Pada 1444 Sultan Murad II mengundurkan diri dan mengangkat Sultan Mehmed II jadi sultan, namun di 1446 Sultan Mehmed II meminta ayahnya jadi raja. Sultan Murad II jadi sultan lagi hingga 1451 dan Sultan Mehmed II resmi menjadi sultan hingga 1481.
*** Sultan Musthafa I sempat dilengserkan pada 1618 dan Sultan Osman II jadi sultan sampai terbunuh pada 1622. Sultan Musthafa I diangkat lagi sampai dipenjara pada 1623 sampai wafatnya di 1639.

Bacaan ini juga dapat ditemukan di: http://fadhilamrulloh.blogspot.co.id/2015/04/turki-utsmani.html

PENGERTIAN RIMA PADA PUISI DAN JENISNYA

Rima

            Rima (persamaan bunyi) adalah pengulangan bunyi berselang, baik dalam larik maupun pada akhir puisi yang berdekatan. Bunyi yang berima itu dapat ditampilkan oleh tekanan, nada tinggi, atau perpanjangan suara. Puisi-puisi yang bergaya rima kental biasanya adalah puisi-puisi melayu dan beberapa puisi angkatan dibwah penulis kontemporer. Mereka menulis puisi-puisi seperti bentuk pantun modern. Artinya ada beberapa bunyi yang sama pada setiap pengulangan bunyi yang berselang.


Irama

               Irama atau ritme berhubungan dengan pengulangan bunyi, kata, frasa, dan kalimat. Dalam puisi, irama berupa pengulangan yang teratur suatu baris puisi menimbulkan gelombang yang menciptakan keindahan. Irama dapat juga berarti pergantian keras-lembut, tinggirendah, atau panjang-pendek kata secara berulang-ulang dengan tujuan menciptakan gelombang yang memperindah puisi.


Jenis- Jenis Rima

- Rima sempurna, yaitu persama bunyi pada suku-suku kata terakhir.
- Rima tak sempurna, yaitu persamaan bunyi yang terdapat pada sebagian suku kata terakhir.
- Rima mutlak, yaitu persamaan bunyi yang terdapat pada dua kata atau lebih secara mutlak (suku
                          kata sebunyi)
-Rima terbuka, yaitu persamaan bunyi yang terdapat pada suku akhir terbuka atau dengan vokal
                           sama.
- Rima tertutup, yaitu persamaan bunyi yang terdapat pada suku kata tertutup (konsonan).
- Rima aliterasi, yaitu persamaan bunyi yang terdapat pada bunyi awal kata pada baris yang sama
                             atau baris yang berlainan.
- Rima asonansi, yaitu persamaan bunyi yang terdapat pada asonansi vokal tengah kata.

-Rima disonansi, yaitu persamaan bunyi yang terdapaat pada huruf-huruf mati/konsonan

Artikel ini juga dapat dicari di:
http://fadhilamrulloh.blogspot.co.id/2015/08/pengertian-rima-pada-puisi-dan-jenisnya.html

KUMPULAN PUISI - JERITAN dan AIR MATA

Karya: Dwi Oky Irawan
Kelas: 3 PS B 
IAIN Purwokerto 

Jeritan


Kudengar suara
Jeritan
Di dalam hutan
Ku telusuri suara itu
Tapi ku tak menemukan apapun
Kecuali pohon besar

Ku tinggalakan pohon itu
Ku dengar kembali suara jeritan yang sama
Seperti suara siksaan

Ada apakah gerangan
Tak ada seorangpun di sana
Lalu ku mendekati pohon itu
Dan duduk menyandarkan punggung

                                                Purwokerto, 9 April 2017


Air Mata

Kuberdiri melihatnya sendiri
Sendiri ya sendiri
Kuamati dari sini
Dia tetap tak berkutik

Kudekati dia
Dia hanya tersenyum
Kubertanya kepadanya
Dia hanya menjawab dengan senyum

Apakah yang terjadi
Kutinggalkannya sendiri
Dan dia langsung pergi


                                               Purwokerto, 9 April 2017

Senin, 24 April 2017

KUMPULAN PUISI - IMPIAN dan LELAP

Karya: Dwi Oky Irawan
Kelas: 3 PS B 
IAIN Purwokerto 


                              Impian                                  

Ku buka mata ku
Ku lihat sekeliling ku
Ku lihat luas cakrawala

Ku disini hanyalah daun kering
Terbakar terik matahari
Hilang sudah
Segala yang ku tuju


                                         Purwokerto, 13 Maret 2017







Lelap

Mulut tak sanggup bicara
Mata mulai lelah
Ingin rasanya mengembara
Walau sejenak

Ku seperti mendengar adanya dongeng
Dan syair yang menghantarkanku
Ke dalam kepalaku


                                             Purwokerto, 1 April 2017



Kamis, 20 April 2017

CERITA PENDEK BAHASA JAWA - DUO MACAN KALI

Cerita pendek Bahasa Jawa:


DUO MACAN KALI


Karya: Muhammad Fadhil Amrulloh 
Kelas: 3 SPI 
IAIN Purwokerto  


          Wong loro kuwi age mlaku-mlaku neng pinggir kali, terus ana wong ngguang sampah neng kali, wong loro kuwi ngonangi kambi nggawa samurai lan mbengok, "Heh! Kowe aja ngguang sampah neng kali!" Wong sing ngguang sampah iku langsung mlayu sakenceng-kencenge ngadohi wong loro mau. Amir lan Bayezid, iku jeneng wong loro mau, wong-wongpodo wedi karo wong loro kuwi nek arep ngguang sampah. Dadine, Amir lan Bayezid iku diarani "Duo Penjaga Kali" utawa "Duo Macan Kali." Amir iku laire neng Sleman, sak untara Bayezid laire neng Banyumas.

Salah sawijining dina, Amir lan Bayezid diwawancarai karo 2 wartawan, 1 seka Bantul, sijine seka Purbalingga.
Wartawan Purbalingga: "Nyong krungu-krungu ana loro wong sing njagani kali saking wong sing arep ngguang sampah ing kali, temenan ora kuwe?"
Bayezid: "Nyong karo Amir kiye njagani kali, ben wong pada wedi nek arep ngguang sampah."
Amir: "Mergone seneng njagani kali, aku karo bayezid diarani kuwi (Duo Macan Kali).
Wartawan Bantul: "Kowe njagani kali iki inisiatif opo dikon wong?"
Amir: "Aku karo Bayezid njogo kali iku inisiatif kok, ora ono paksaan.
Bayezid: "Makane nyong karo Amir njaga kali iku supaya kali iki tetep lestari, tetep lestari seka sampah, nek ana wong sing ngguang sampah sakepenake dewek, tak usir, nek ana sampah neng kali, nyong karo Amir njikoti karo ngresiki sampahe kuwe."
Wartawan Purbalingga: "Mulia nemen tekade ko ko pada, pada sukses yah!"
Amir lan Bayezid: "Suwun pak!"

Amir lan Bayezid tetep njagani kali, wong loro kuwi tetep semangat amarga pengen berperan kanggo kalestarian lingkungan.


Bacaan ini juga bisa ditemukan di: http://fadhilamrulloh.blogspot.co.id/2015/04/cerpen-bahasa-jawa-duo-macan-kali.html

Senin, 17 April 2017

STRUKTUR PENGURUS EL-FIRA LIBRARY

            Pondok Pesantren Modern EL-FIRA adalah salah satu pondok pesantren yang menjadi mitra dari salah satu perguruan tinggi di Banyumas, yakni IAIN Purwokerto, oleh kerana itu seluruh santri di Pondok Pesantren Modern El-Fira (PPM El-Fira) adalah mahasiswa IAIN Purwokerto.
            
 EL-FIRA LIBRARY adalah salah satu unit / organisasi di bawah kendali PPM EL-FIRA.

      Adapun Pengurus Harian EL-FIRA LIBRARY periode Kuartal Kedua tahun 2017 antara lain:

Pembina              : Ustadz Imam Mubarok                (Dewan Asatidz PPM eL-Fira)

Ketua                  : Dwi Oky Irawan                       ( 3 PS B )
Wakil Ketua        : Muhammad Fadhil Amrulloh        ( 3 SPI )
Sekretaris I          : Khasanah Uriva                       ( 3 PBI )
Sekretaris II         : Ana Septiani                          ( 3 PBI )
Bendahara I         : Anggi Septiani                         ( 3 PAI D )
Bendahara II        : Ari Septiani                           ( 3 TMA )

Seksi Pengembangan
- Reni Setya Wati ( 3 PIAUD B )

Seksi Keamanan
- Ngafifatul Latifah ( 3 PAI E )

Seksi Kebersihan
- Dita Aprilia ( 3 PGMI A )

Seksi Perlengkapan
- Indah Muryati ( 3 PAI B )

Anggota:
- Kiki Dwi Rahayuning Pratiwi
- Muhammad Arfan
- Rizal Hoiruzzaman

Adapun di dalam kepengurusan EL-FIRA LIBRARY ada duta besar dari Pengurus Pondok Pesantren Modern El-Fira yang berada di bagian anggota.


         Jargon ELFIRA LIBRARY:

                                             " JENDELA ILMU TANPA BATAS!"


Keterangan dari akronim:
PS = Perbankan Syari'ah
SPI = Sejarah Peradaban Islam
PBI = Pendidikan Bahasa Inggris
PAI = Pendidikan Agama Islam
TMA = Tadris Matematika
PIAUD = Pendidikan Ilmu Anak Usia Dini
PGMI = Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah